HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PENYELAMAN AMAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT DEKOMPRESI PADA PENYELAM TRADISIONAL DI DESA BAJO KABUPATEN KEPULAUAN SULA
Abstract
Penyelaman adalah kegiatan yang melibatkan aktivitas yang
dilakukan di bawah air dengan tekanan tinggi melebihi 1 atmosfer, yang disebut
sebagai lingkungan hiperbarik. Penyelaman yang aman umumnya harus
memperhatikan standar keselamatan dan kesehatan seperti memeriksa
perlengkapan selam, memastikan keamanan lokasi penyelaman, melaksanakan
penyelaman sesuai rencana dan memperhatikan interval waktu antara penyelaman
awal dan berikutnya, serta menggunakan alat bantu selam yang memenuhi standar
Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan
tentang penyelaman aman dengan perilaku pencegahan penyakit dekompresi pada
penyelam tradisional di Desa Bajo Kabupaten Kepulauan Sula. Metode:
Menggunakan desain Cross sectional dan jumlah sampel sebanyak 100 responden
menggunakan teknik total sampling dengan menggunakan Instrumen berupa
kuesioner Analisis yang digunakan yaitu uji Chi-Square. Hasil menunjukan
bahwah adanya hubungan antara pengetahuan tentang penyelaman aman dengan
perilaku pencegahan penyakit dekompresi pada penyelam tradisional di Desa Bajo
Kabupaten Kepulauan Sula (p-value =0.000). Kesimpulan: adanya hubungan
antara pengetahuan tentang penyelaman aman dengan perilaku pencegahan
penyakit dekompresi pada penyelam tradisional di Desa Bajo Kabupaten
Kepulauan Sula
Refbacks
- There are currently no refbacks.