UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI AIR REBUSAN KULIT BATANG PULAI (Alstonia scholaris L) ASAL DESA WAKAL TERHADAP BAKTERIEscherichia coliDENGANMETODE DIFUSI SUMURAN

Asti Wael

Abstract


Pohon pulai (Alstonia scholaris L) merupakan salah satu tanaman obat
tradisional yang memiliki manfaat pengobatan terhadap infeksi bakteri seperti diare.
Masyarakat lokal Kabupaten Maluku Tengah terutama pada Kecataman Leihitu Desa
Wakal, juga secara turun temurun menggunakan beberapa obat tradisional untuk
menjaga kesehatan. Salah satu tanaman yang secara turun temurun telah digunakan
masyarakat untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan beberapa macam penyakit
yaitu kulit pohon pulai (nama lokal: kayu pule). Masyarakat menggunakan bagian
kulit dari tanaman ini sebagai obat batuk dan juga paru - paru. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder air rebusan kulit batang
pulai (Alstonia scholar L) dan untuk mengetahui aktivitas air rebusan kulit batang
pulai (Alstonia scholar L) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli jenis
penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan metode difusi sumuran
penelitian ini menggunakan konsentrasi 80%, 90%,100%. Kontrol (+) Cotrimoxazole,
Kontrol (-) Aquades. Hasil uji skrining yang di lakukan dapat di ketahui memiliki
beberapa senyawa metabolit sekunder air rebusan kulit batang pulai (Alstonia scholar
L) yaitu flavonoid, alkaloid, tanin, saponin. Hasil pengujian aktivitas antibakteri
terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli di dapatkan rata – rata diameter zona
hambat pada konsentrasi 80% sebesar 10,2 mm konsentrasi 90% sebesar 10,26 mm
konsentrasi 100% 10,36 mm dan untuk kontrol positif (+) pembanding antibiotik
kotrimoxazole diameter zona hambatnya sebesar 20,53mm sedangkan kontol negative
(-) tidak memiliki zona hambat 0 mm.

SKRIPSI LENGKAP

Refbacks

  • There are currently no refbacks.