HUBUNGAN SELF-CARE DENGAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HATIVE KECIL

FINA SEA

Abstract


Diabetes melitus merupakan salah satu masalah kesehatan kronis yang
membutuhkan penatalaksanaan jangka panjang, terutama melalui perilaku selfcare
untuk mengendalikan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan antara self-care dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes
melitus tipe 2 di Puskesmas Tanjung Morawa. Desain penelitian menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode cross-sectional. Sampel penelitian terdiri
dari sejumlah pasien yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai

kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Diabetes Self-
Management Questionnaire (DSMQ) untuk menilai perilaku selfcare, serta

pemeriksaan laboratorium untuk mengukur kadar gula darah sewaktu. Analisis
data dilakukan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian
menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat self-care dengan
kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe 2 (p < 0,05). Pasien
dengan self-care yang baik cenderung memiliki kadar gula darah lebih terkendali
dibandingkan dengan pasien yang memiliki self-care rendah. Temuan ini
menegaskan pentingnya intervensi edukasi kesehatan yang berfokus pada
peningkatan perilaku self-care untuk mencegah komplikasi jangka panjang pada
penderita diabetes melitus. Dengan demikian, tenaga kesehatan diharapkan dapat
memberikan bimbingan yang berkelanjutan dalam manajemen diri pasien.

SKRIPSI LENGKAP

Refbacks

  • There are currently no refbacks.