HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BILORO KABUPATEN BURU SELATAN
Abstract
Status gizi yang buruk meningkatkan risiko balita mengalami kelainan
pertumbuhan dan perkembangan pada semua sistem organ tubuh, yang dapat memiliki efek
jangka panjang. Salah satu faktor utama yang menyebabkan terjadinya gizi buruk dan gizi
kurang yaitu pengetahuan ibu, karena ibu merupakan orang yang paling dekat dengan anak
dengan memegang peranan penting dalam menciptakan status gizi anak. Sikap ibu sangat
berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas makanan yang dikonsumsi keluarga, karena ibu
memegang peranan penting dalam pemeliharaan rumah tangga. Tujuan : Untuk mengetahui
hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan kejadian gizi kurang pada balita di wilayah kerja
Puskesmas Biloro Kabupaten Buru Selatan. Metode : Penelitian ini menggunakan metode
kuatitatif dengan pendekatan Cross Sectional yang dilakukan pada 16 Juni-16 Juli 2025 di
wilyah kerja Puskesmas Biloro Kabupaten Buru Selatan. Sampel yang digunakan sebanyak 71
responden ibu yang memiliki balita, dengan teknik Purposive sampling. Instrumen penelitian ini
menggunakan kuesioner.. Hasil : Hasil analisis yang diperoleh dari kuesioner pengetahuan p-value
0.478 > a 0.05 dan hasil dari kuesioner sikap di dapatkan 0.337 > a 0.05, yang menunjukkan
bahwa Ho di terima dan Ha di tolak artinya tidak ada hubungan tingkat pengetahuan dan sikap
ibu dengan kejadia gizi kurang pada balita. Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan tidak
adanya hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu dengan kejadian gizi kurang pada balita di
wilayah kerja puskesmas biloro kabupaten buru selatan. SKRIPSI LENGLAP
pertumbuhan dan perkembangan pada semua sistem organ tubuh, yang dapat memiliki efek
jangka panjang. Salah satu faktor utama yang menyebabkan terjadinya gizi buruk dan gizi
kurang yaitu pengetahuan ibu, karena ibu merupakan orang yang paling dekat dengan anak
dengan memegang peranan penting dalam menciptakan status gizi anak. Sikap ibu sangat
berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas makanan yang dikonsumsi keluarga, karena ibu
memegang peranan penting dalam pemeliharaan rumah tangga. Tujuan : Untuk mengetahui
hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan kejadian gizi kurang pada balita di wilayah kerja
Puskesmas Biloro Kabupaten Buru Selatan. Metode : Penelitian ini menggunakan metode
kuatitatif dengan pendekatan Cross Sectional yang dilakukan pada 16 Juni-16 Juli 2025 di
wilyah kerja Puskesmas Biloro Kabupaten Buru Selatan. Sampel yang digunakan sebanyak 71
responden ibu yang memiliki balita, dengan teknik Purposive sampling. Instrumen penelitian ini
menggunakan kuesioner.. Hasil : Hasil analisis yang diperoleh dari kuesioner pengetahuan p-value
0.478 > a 0.05 dan hasil dari kuesioner sikap di dapatkan 0.337 > a 0.05, yang menunjukkan
bahwa Ho di terima dan Ha di tolak artinya tidak ada hubungan tingkat pengetahuan dan sikap
ibu dengan kejadia gizi kurang pada balita. Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan tidak
adanya hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu dengan kejadian gizi kurang pada balita di
wilayah kerja puskesmas biloro kabupaten buru selatan. SKRIPSI LENGLAP
Refbacks
- There are currently no refbacks.