FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KLINIS OLEH PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RSUD dr. M. HAULUSSY AMBON
Abstract
Pengambilan keputusan klinis merupakan kompetensi penting yang harus
dimiliki perawat, terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang menuntut
kecepatan dan ketepatan dalam menentukan tindakan keperawatan. Penelitian ini
bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengambilan
keputusan klinis oleh perawat di IGD RSUD dr. M. Haulussy Ambon, meliputi
pengalaman kerja, tingkat pendidikan, dan pelatihan klinis. Jenis penelitian adalah
kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh
perawat IGD sebanyak 30 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Data
dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square
pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar
responden berusia 36–45 tahun (43,3%), berjenis kelamin perempuan (70%),
berpendidikan profesi ners (56,7%), memiliki pengalaman kerja ≤5 tahun (60%),
dan pernah mengikuti pelatihan klinis (63,3%). Kemampuan pengambilan
keputusan klinis perawat sebagian besar berada pada kategori tinggi (70%). Hasil
analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pengalaman kerja (p
= 0,382) dan tingkat pendidikan (p = 0,618) dengan pengambilan keputusan
klinis, namun terdapat hubungan signifikan antara pelatihan klinis (p = 0,007)
dengan pengambilan keputusan klinis perawat di IGD.Disimpulkan bahwa
pelatihan klinis memiliki hubungan dengan kemampuan perawat dalam
pengambilan keputusan klinis, sedangkan pengalaman kerja dan tingkat
pendidikan tidak berhubungan signifikan. Hasil ini menegaskan pentingnya
pelatihan klinis berkelanjutan guna meningkatkan mutu pelayanan keperawatan
gawat darurat di RSUD dr. M. Haulussy Ambon.
Refbacks
- There are currently no refbacks.