HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN PENGETAHUAN DETEKSI DINI STROKE METODE FAST PADA KELUARGA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA SERUAWAN
Abstract
Menurut WHO Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang
cukup berbahaya diseluruh dunia karna hipertensi merupakan factor resiko utama yang mengarah
pada penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung, gagal ginjal, stroke, dan penyakit ginjal
yang mana pada tahun 2016 penyakit jantung iskemik menjadi dua penyebab kematian utama di
dunia. (Kemenkes RI, 2018). Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan
tingkat pendidikan dengan pengetahuan deteksi dini stroke metode fast pada keluarga penderita
Hipertensi di Desa Seruawan.Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif , dengan
metode pendekatan cross sectional dan jumlah sample sebanyak 50 responden dengan
menggunakan instrumen berupa kuesioner.Analisis yang digunakan yaitu uji chi-square.Hasil:
hasil penelitian menunjukkan mayoritas usia responden 35-45 dengan jumlah 16 responden
(32%),berjenis kelamin perempuan dengan jumlah 34 responden (68%), pendidikan SMA
berjumlah 25 responden (50%),pengetahuan responden yang kurang berjumlah 33 responden
(66%), responden yang tidak pernah mendapatkan sumber informasi 34 responden (68%) dan
analisa di dapatkan hasil(p-value:0,000).Kesimpulan:adanya hubungan tingkat pendidikan
dengan pengetahuan deteksi dini stroke metode fast pada keluarga penderita Hipertensi di Desa
Seruawan.
Refbacks
- There are currently no refbacks.