PENATALAKSANAAN PEMERIKSAAN RADIOGRAFI OS HUMERUS DENGAN KLINIS FRAKTUR DI INSTALASI RADIOLOGIRUMAH SAKIT BHAYANGKARA TK. III AMBON

LILI MATDOAN

Abstract


Pendahuluan: farktur humerus merupakan salah satu kasus trauma muskulokeletal yang sering dijumpai di Instalasi Radiologi Rumah Sakit, terutama akibat kecelakan lalu lintas maupun aktivitas sehari-hari. Pemeriksan radiografi memang peran penting dalam menegakan diagnosis, menentukan lokasi serta jenis fraktur, dan membantu dokter dalam menentukan terapi yang tepat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengambarkan penatalaksanaan pemeriksaan radiografi os humerus dengan kasus fraktur di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Bhayangkara TK.III Ambon, serta menilai kesesuaiannya dengan teori, penelitian terdahulu, dan standar oprasional prosedur (SOP) yang berlaku di Rumah Sakit. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan radiografer dan dokter spesialis radiologi, serta dokumentasi pemeriksan radiografi os humerus pada pasien dengan klinis fraktur. Instrumen penelitian meliputi pedoman obsevasi pedoman wawancara, alat tulis, alat perekam suara, dan kamera. Hasil penelitian: menunjukan bahwa pemeriksaan radiografi os humerus umumnya dilakukan mengunakan dua proyeksi utama, yaitu Antero Posterior (AP) dan Lateral. Teknik ini sesuai dengan teori Bontrager SOP rumah sakit, serta penelitian terdahulu yang menegaskan bahwa kedua proyeksi tersebut mampu menampilkan gambaran humerus secara menyeluruh. Namun, dalam praktiknya dengan kondisi klinis pasien, terutama pada pasien yang tidak dapat mengangkat atau mengerakkan lengan akibat nyeri. Kesimpulan: dari penelitian ini adalah penatalaksanaan pemeriksaan radiografi os humerus dengan kasus fraktur di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Bhayangkara TK.III Ambon telah sesuai dengan standar teori dan SOP, meskipun masih terdapat beberapa penyesuaian teknis lapangan. Disarankan adanya peningkatan konsistensi penerapan SOP pelatihan kompetensi radiografer, serta penelitian lanjutan dengan cakupan sampel.

KTI LENGKAP

Refbacks

  • There are currently no refbacks.