PENGARUH EDUKASI AUDIO VISUAL TENTANG BAHAYA SEKS BEBAS TERHADAP TINGKAT KECEMASAN REMAJA DI KELAS I-II SMA NEGERI 15 AMBON
Abstract
Remaja merupakan fase perkembangan yang rentan terhadap perilaku berisiko,
termasuk seks bebas, yang dapat menimbulkan masalah kesehatan reproduksi dan
kecemasan psikologis. Perilaku seksual adalah segala tingkah laku yang didorong
oleh hasrat seksual, baik dengan lawan jenisnya maupun dengan sesama jenisnya.
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi audio visual tentang bahaya
seks bebas terhadap tingkat kecemasan remaja di SMA Negeri 15 Ambon. Desain
penelitian menggunakan pra-eksperimen dengan rancangan one group pretest-
posttest. Sampel berjumlah 40 responden dengan teknik purposiv sampling.
Instrumen penelitian berupa kuesioner tingkat kecemasan yang telah diuji
validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan
tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum
diberikan intervensi, mayoritas responden mengalami kecemasan tinggi (72,5%).
Setelah intervensi edukasi audio visual, tingkat kecemasan menurun, di mana
mayoritas responden berada pada kategori kecemasan sedang (57,5%). Hasil uji
Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh
signifikan edukasi audio visual terhadap tingkat kecemasan remaja. Kesimpulan,
edukasi audio visual efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan remaja terkait
bahaya seks bebas.
Refbacks
- There are currently no refbacks.