PENGARUH AKUPRESUR TERHADAP TEKANAN DARAH IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RIJALI

MICHELLE KAYA

Abstract


Hipertensi dalam kehamilan adalah adanya tekanan darah 140/90mmHg
atau lebih setelah kehamilan 20 minggu pada wanita yang sebelumnya normotensif, atau
kenaikan tekanan sistolik 30 mmHg dan atau tekanan diastolik 15 mmHg di atas nilai normal
Hipertensi dalam kehamilan dapat berdampak serius bagi ibu dan janin, terutama bila tidak
terdeteksi dan ditangani dengan tepat. Kondisi ini meningkatkan komplikasi risiko seperti
preeklampsia, gangguan fungsi organ, dan persalinan prematur. Pada janin, ibu hipertensi
bias menyebabkan terhambatnya pertumbuhan hingga risiko lahir dengan berat badan
rendah. Oleh karena itu, deteksi dini dan pengelolaan yang tepat sangat penting untuk
meminimalkan dampak negatif bagi ibu dan bayi. Salah satu terapi komplementer yang dapat
diterapkan adalah terapi akupresur. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh akupresur terhadap tekanan darah ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Rijali.
Metode: Menggunakan desain quasi eksperimen Design dan jumlah sampel sebanyak 18
responden menggunakan teknik Purposive Sampling dengan menggunakan Instrumen berupa
lembaran observasi dan SOP. Analisis yang digunakan yaitu uji willcoxon. Hasil menunjukkan
bahwa adanya pengaruh akupresur terhadap hipertensi pada ibu hamil Sebelum dan sesdah
diberikan akupresur di Wilayah Kerja Puskesmas Rijali (p-value = 0,000). Kesimpulan:
Adanya pengaruh akupresur terhadap tekanan darah ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas
Rijali

SKRIPSI LENGKAP

Refbacks

  • There are currently no refbacks.