UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN SALIARA (Lantana camara L) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli DENGAN MENGGUNAKAN METODE SUMURAN
Abstract
Daun saliara (Lantana camara L) merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang
memiliki manfaat pengobatan terhadap infeksi bakteri seperti diare. . Saliara ini banyak
digunakan dalam pengobatan etnomedis untuk mengobati berbagai penyakit pada saluran
pencernaan, saluran pernapasan, obat penenang, anti-tumor, rematik, hipertensi, perdarahan
uterus, dan digunakan secara eksternal sebagai antiseptik untuk mengobati kusta, kudis,
tetanus, dan pustula (Tescha, 2011). Masyarakat Desa Ureng menggunakan tanaman saliara
(Lanatana camara L.) sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan telinga bindeng,
dengan cara di remas daunnya sehingga menghasilkan air dan di teteskan di telinga. Mereka
tidak mengetahui bahwa tanaman saliara dapat di gunakan juga sebagai obat mencegah diare.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder ekstrak
etanol daun saliara (Lantana camara L.) dan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak
etanol daun saliara terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli jenis penelitian ini adalah
eksperimental laboratorium dengan metode difusi sumuran penelitian ini menggunakan
konsentrasi 50%, 75%,100%. Kontrol (+) Cotrimoxazole, Kontrol (-) Aquades. hasil uji
skrining yang di lakukan dapat di ketahui memiliki beberapa senyawa metabolit sekunder
yaitu flavonoid, alkaloid, tannin, saponin. Hasil pengujian aktivitas antibakteri ekstrak etanol
daun saliara (Lantana camara L.) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli di dapatkan
rata – rata diameter zona hambat pada konsentrasi 50% sebesar 10,5mm konsentrasi 75%
sebesar 10,7 mm konsentrasi 100% 11,16 mm dan untuk control pembanding antibiotik
kotrimoxazole diameter zona hambatnya sebesar 20,53mm sedangkan kontol negative (+)
tidak memiliki zona hambat 0 mm.
Refbacks
- There are currently no refbacks.