HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PENDERITA DENGAN PENCEGAHAN ISPA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NEGERI LIMA KABUPATEN MALUKU TENGAH

HERMANSYAH SOUMENA

Abstract


Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi salah satu masalah
kesehatan yang banyak dijumpai di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap penderita dengan
tindakan pencegahan ISPA di wilayah kerja Puskesmas Negeri Lima Kabupaten
Maluku Tengah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
analisis bivariat melalui uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
sebagian besar responden memiliki pengetahuan dan sikap yang baik, serta
mayoritas melakukan tindakan pencegahan yang baik. Namun, hasil uji statistik
menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat
pengetahuan dengan tindakan pencegahan ISPA (p=1,000), serta tidak terdapat
hubungan yang signifikan antara sikap dengan tindakan pencegahan ISPA
(p=1,000). Meskipun demikian, mayoritas responden dengan pengetahuan dan
sikap kurang baik tetap menunjukkan perilaku pencegahan yang baik. Hal ini
mengindikasikan bahwa tindakan pencegahan ISPA tidak hanya dipengaruhi
oleh pengetahuan dan sikap, namun juga oleh faktor lain seperti kebiasaan,
dukungan keluarga, atau akses layanan kesehatan. Oleh karena itu, pendekatan
edukatif yang lebih holistik perlu terus dikembangkan untuk meningkatkan
efektivitas pencegahan ISPA.

SKRIPSI LENGKAP

Refbacks

  • There are currently no refbacks.