HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANGAN DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RSUD dr. SALIM ALKATIRI NAMROLE KABUPATEN BURU SELATAN

HARIS BUTON

Abstract


Kinerja perawat merupakan faktor penting dalam peningkatan
mutu pelayanan kesehatan. Kepala ruangan sebagai pemimpin langsung memiliki
peran strategis dalam memotivasi, membimbing, serta menciptakan lingkungan
kerja yang kondusif. Gaya kepemimpinan yang tepat sangat menentukan kualitas
kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Tujuan : Untuk
mengetahui hubungan gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan kinerja perawat
pelaksana di RSUD dr. Salim Alkatiri Namrole, Kabupaten Buru Selatan. Metode
: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross
sectional. Populasi penelitian sebanyak 73 perawat rawat inap, dan seluruhnya
dijadikan sampel dengan teknik total sampling sehingga diperoleh 72 responden.
Instrumen penelitian berupa kuesioner tentang gaya kepemimpinan kepala ruangan
dan kinerja perawat. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat
menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil : Mayoritas
responden menilai gaya kepemimpinan kepala ruangan baik (62,5%), dan sebagian
besar perawat memiliki kinerja baik (72,2%). Uji Chi-Square menunjukkan p-value
= 0,030 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara gaya
kepemimpinan kepala ruangan dengan kinerja perawat. Nilai Odds Ratio (OR) =
10,8, artinya perawat yang dipimpin dengan gaya kepemimpinan baik memiliki
peluang 10 kali lebih besar untuk berkinerja baik dibandingkan dengan yang
dipimpin dengan gaya kepemimpinan kurang baik. Kesimpulan : Terdapat
hubungan signifikan antara gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan kinerja
perawat. Peningkatan kapasitas kepemimpinan perlu diperkuat sebagai upaya
meningkatkan mutu pelayanan keperawatan di RSUD dr. Salim Alkatiri Namrole.

SKRIPSI LENGKAP

Refbacks

  • There are currently no refbacks.