ANALISIS KADAR FORMALIN PADA IKAN TERI ASIN (Engraulidae) YANG BEREDAR DI PASAR MARDIKA KOTA AMBON DENGAN MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis
Abstract
Ikan adalah bahan pangan yang memiliki sumber zat gizi esensial lengkap, berprotein
tinggi, rendah kandungan. Ikan teri merupakan salah satu ikan yang mulai dari kepala,
daging sampai tulangnya dapat langsung dikonsumsi sehingga dapat menjadi
penyumbang kalsium yang baik untuk tubuh manusia. Ikan asin merupakan salah satu
bahan pangan yang sudah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia, dalam skala nasional.
Formaldehida merupakan salah satu senyawa yang dilarang ditambahkan dalam bahan
baku pangan olahan. Akan tetapi Menurut World Health Organization (WHO) telah
menetapkan asupan harian yang dapat ditoleransi melalui rute per oral untuk
formaldehida sebesar 0,15 mg/kgBB. Untuk mengetahui dan menganalisis apakah Ikan
Teri Asin yang di jual di Pasar Mardika Kota Ambon mengandung Formalin. Desain
penilitian yang digunakan yaitu bersifat deskriptif dengan pendekatan observasional
laboratorium. Dimana peniltian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan melihat kadar
formalin pada ikan teri asin yang di jual di pasar Mardika kota Ambon. Dari hasil
penelitian uji kualitatif pada ikan teri asin, satu sampel dengan pengulangan sebanyak dua
kali positif mengandung formalin yaitu pada sampel AU1 dan AU2. Dari hasil uji
kuantitatif bahwa nilai tertinggi pada sampel ikan teri asin yaitu sample AU1 dengan
kadar formalin 0,1499 dan AU2 dengan kadar formalin 0,1699. Kadar formalin pada ikan
teri asin yang beredar di pasar Mardika Kota Ambon yaitu pada sampel AU1 dengan
kadar formalin 0,1499%, AU2 dengan kadar formalin 0,1699%, dan BU1 dengan kadar
formalin 0,0499%, BU2 dengan kadar formalin 0,0499% dan CU1 dengan kadar formalin
0,0599%, CU2 dengan kadar formalin 0,0499%.
Refbacks
- There are currently no refbacks.