PENERAPAN POSISI SEMIFOWLER TERHADAP KETIDAKEFEKTIFAN POLA NAFAS PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) DI RSUD DR.M. HAULUSSY AMBON

FEBRIANY TAHAPARY

Abstract


Congestive Heart Failure (CHF) atau sering disebut juga
dengan Gagal Jantung Kongestif merupakan suatu kondisi fisiologis ketika
jantung tidak mampu memompa darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan
metabolic tubuh. Penyebab paling umum dari Congestive Heart Failure (CHF)
adalah penyakit jantung coroner, penyebab lainnya termasuk fenomena tegangnya
otot jantung, tekanan darah tinggi, serangan jantung, kardiomiopati, penyakit

katup jantung, infeksi, aritmia jantung, anemia, penyakit tiroid, penyakit paru-
paru dan terlalu banyak cairan tubuh. Tujuan : Penulis Karya Ilmiah Akhir Ners

(KIAN) ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan posisi semifowler
terhadap ketidakefektifan pola nafas pada pasien CHF. Metode : metode yang
digunakan adalah metode deskriptif dalam bentuk studi kasus yaitu Asuhan
keperawatan pada pasien CHF dengan ketidakefektifan pola nafas. Kasus ini ini
menggunakan 1 pasien sebagai sampel dimana pasien tersebut mengalami sesak
nafas. Karya Ilmiah ini menggunakan instrument berupa standar operasional
prosedur (SOP) terapi posisi semi fowler dalam sebagai acuan dalam memberikan
terapi non farmokologi. Hasil Asuhan Keperawatan : Pada karya ilmiah ini
menggunakan intervensi posisi semifowler yang di implementasikan pada pasien
CHF dengan masalah ketidakefektifan pola nafas,di implementasikan selama 3 x
12 jam sehingga evaluasi yang didapatkan yaitu pola nafas dapat membaik.
Rekomendasi : Posisi semi fowler dapat membantu menaikan kadar oksigen pada
pasien yang sesak nafas.

KIAN LENGKAP

Refbacks

  • There are currently no refbacks.