FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RESIKO PENYELAM DI DESA HAYA KECAMATAN TEHORU KABUPATEN MALUKU TENGAH

JULIANTI SOUWAHU

Abstract


Resiko Penyelam pada penyelam dapat mengakibatkan kejadian gangguan
kesehatan seperti, gangguan pendengaran, kejadian dekompresi, kejadian kapaitias vital paru,
dan barotrauma telinga. Resiko menyelam merupakan resiko yang terjadi saat penyelam
beraktivitas di kedalaman dasar laut maka akan mengakibatkan beberapa resiko yang terjadi
yaitu gangguan pendengaran,gangguan penglihatan,gangguan pernapasan,terjadinya
luka,dekompresi dan lain sebagainya. Penyelam tradisional di Indonesia merupakan penyelam
yang belajar menyelam secara alami dari keluarga maupun teman-temannya. Mereka tidak
terdidik untuk menyelam dengan baik dan hanya menyelam dengan peralatan sederhana.Para
penyelam tradisional di Indonesia ini tidak mengikuti Standart Operational Prosedur
Penyelaman.Tujuan : Untuk mengetahui pelayanan kesehatan pada nelayan penyelaman
tradisonal yang kurang dikunjungi /dipantau oleh tenaga kesehatan.Metode : Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif,desain penelitian Deskriptif Analitik dengan rancangan cross
sectional, populasi berjumlah 40 orang dan sampel pada penelitian ini adalah 40 orang.
Instrument penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi pengolahan data
mengguanakan SPSS,menggunakan uji chi square.Hasil : hasil penelitian ini diperoleh nilai
yang signifikan massa kerja (p value =0,000), frekuensi menyelam (p value =0,006), kedalaman
menyelam (p value =0,043). Kesimpulan : Resiko Penyelam pada penyelam dapat
mengakibatkan kejadian gangguan kesehatan seperti, gangguan pendengaran, kejadian
dekompresi, kejadian kapaitias vital paru, dan barotrauma telinga.

SKRIPSI LENGKAP

Refbacks

  • There are currently no refbacks.