HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA MASYARAKAT DI NEGERI TANANAHU KECAMATAN TELUK ELPAPUTIH KABUPATEN MALUKU TENGAH
Abstract
Perilaku merokok merupakan perilaku yang sudah tidak asing dan kebiasaan merokok seseorang tidak mudah untuk di hindari dan di hilangkan. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebanyak 991 juta orang yang merokok pada tahun 2020. merokok saat ini merupakan salah satu faktor terkuat dalam peningkatan symptom depresi. Nikotin yang terkandung dalam rokok dapat menjadi salah satu faktor yang dapat menghilangkan rasa tertekan. Nikotin menstimulasi pelepasan dopamine di otak, dopamine dapat memicu perasaan positif. Menurut WHO depresi adalah gangguan mental umum yang ditandai dengan kesedihan terus-menerus dan kehilangan minat dalam beraktivitas yang biasa Anda nikmati di sertai ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari, paling sedikit selama dua minggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku merokok dengan tingkat depresi pada masyarakat di Negeri Tananahu Kecamatan Teluk Elpaputih Kabupaten Maluku Tengah. Digunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Data diolah menggunakan SPSS uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku merokok dengan tingkat depresi pada masyarakat Negeri Tananahu Kecamatan Teluk Elpaputih Kabupaten Maluku Tengah, dengan menunjukkan nilai p sebesar 0.007 (p<0.05).
SKRIPSILENGKAP
Refbacks
- There are currently no refbacks.