HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DAN KONSEP DIRI DENGAN KENAKALAN REMAJA DI DUSUN LIMBORO DESA LUHU KECAMATAN HUAMUAL KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT (SBB)

ISMI RAMINU

Abstract


Kenakalan remaja merupakan penyimpangan yang terjadi pada remaja hal
ini dapat meresahkan lingkungan masyarakat baik dalam bentuk kenakalan amoral
dan anti sosial maupun kenakalan yang bersifat melanggar hukum. Untuk
mengidentifikasi hubungan pola asuh dan konsep diri dengan kenakalan remaja.
Metode penelitian menggunakan metode deskriptif korelasional, yaitu untuk
mencari hubungan antara variabel, populasi dalam penelitian ini berjumlah 84
responden yang terdiri dari remaja laki-laki dan orang tuanya, teknik sampling yang
di gunakan adalah total sampling, uji statistik yang di gunakan dalam penelitian ini
menggunakan uji spearman’s rho.Berdasarkan hasil uji statistik spearman rho
diperoleh untuk pola asuh orang tua dengan kenakalan p value I = 0,01 < 0,05 yang
berarti lebih kecil dari 0,05 dengan demikian Ho di tolak dan Ha di terima, dan
untuk konsep diri dengan kenakalan mempunyai hasi p value = 0,.587 > 0,05
dengan demikian Ha di tolak dan Ho di terima. Kesimpulan yang di dapat adalah,
Pola asuh orang tua yang paling banyak diterapkan adalah pola asuh otoriter,
Konsep diri positif lebih banyak dari konsep diri positif, Kenakalan yang bersifat
amoral dan anti sosial lebih banyak daripada kenakalan yang bersifat melanggar
hukum, ada hubungan pola asuh dengan konsep diri, Tidak ada hubungan konsep
diri dengan kenakalan remaja yang ada di dusun limboro desa lihu kecamatan
huamual kabuapaten seram bagian barat (SBB).

SKRIPSI LENGKAP

Refbacks

  • There are currently no refbacks.