HUBUNGAN POSTUR KERJA DAN DURASI KERJADENGAN KELUHAN NYERI OTOT PADA NELAYAN DI DESA TENGAH-TENGAH KECAMATAN SALAHUTU KABUPATEN MALUKU TENGAH

SUHAINI TUHAREA

Abstract


Ergonomi adalah ilmu penyesuaian antara semua fasilitas yang dipakai dalam aktivitas atau penyelesaian kerja. Postur kerja adalah sikap tubuh saat bekerja. Berdasarkan survey awal yang dilaksanakan pada tanggal 4 mei 2023meallui observasi dan wawancara dari 15 nelayan sebanyak 2 orang mengalami keluhan dibagian lengan, 5 orang mengalami keluhan dibagian pergelangan tangan, 2 orang mengalami keluhan pada punggung dan 6 orang mengalami keluhan di bagian pinggang. Hal ini disebabkan oleh posisi kerja nelayan yang tidak ergonomis dan beban kerja yang terlalu berat dengan durasi pembebanan yang panjang saat memancing. Pekerjaan para nelayan di desa tengah-tengah untuk mencari ikan di laut dengan posisi membungkuk dan dengan peralatan seadanya.Jenis penelitian yang filakukan adalah penelitian observasional analitik Kairatu, 23 September 2023  Penulis  ix  dengan pendekatan cross sectional.terdapat 60 populasi masyarakat nelayan di desa tengah-tengah. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 60 responden.instrumen menggunakan kuisioner Data analisa menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara Postur Kerja dengan Nyeri otot (P-value = 0.000), terdapat hubungan antara Durasi Kerja dengan Nyeri otot (P-value = 0.001), Faktor yang paling dominan adalah Postur kerja pada nelayan dengan posisi yang membungkuk dan Durasi yang lama atau > 8jam/hari dapat menyebabkan terjadinya nyeri otot. Dapat disimpulkan bahwa keluhan nyeri Otot pada nelayan Desa Tengah-Tengah terjadi karena adanya hubungan antara postur kerja dan durasi kerja dan yang menyebabkan terjadinya keluhan nyeri otot.

SKRIPSI LENGKAP

Refbacks

  • There are currently no refbacks.