FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERAWATAN KAIRATU KECAMATAN KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT
Abstract
Tekanan darah tinggi atau hipertensi secara umum didefinisikan sebagai tekanan sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg. Tekanan darah tinggi terjadi bila darah memberikan gaya yang lebih tinggi dibandingkan kondisi normal secara persisten pada sistem sirkulasi. Usia lanjut (lansia) dapat dikatakan sebagai tahap akhir dari perkembangan hidup manusia. Lansia adalah kelompok umur pada manusia yang telah memasuki tahap akhir dari proses kehidupanya. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor Penyebab Terjadinya Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Perawatan Kairatu Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study yang menekankan pada waktu pengukuran atau observasi data variabel independen dan variabel dependen hanya satu kali. Dalam menentukan sampel menggunakan simple random sampling jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 71 orang. Analisa data menggunakan analisa univariat untuk melihat distribusi frekuensi dari variabel hipertensi, usia, jenis kelamin, pola makan, dan aktifitas fisik dan Analisa Bivariat menggunakan uji Chisquare. Hasil penelitian ini menunjukkan usia (p = 0,795), jenis kelamin (p = 0,349), pendidikan (p = 0,920), aktifitas fisik (p = 0,000) dan pola makan (p = 0,003) dimana hasil usia, jenis kelamin dan pendidikan > α = 0,05 tidak terdapat hubungan antara faktor usia, jenis kelamin, dan pendidikan sebagai penyebab terjadinya hipertensi pada lansia. Hasil aktifitas fisik dan pola makan < α = 0,05 berarti terdapat hubungan faktor aktifitas fisik dan pola makan sebagai penyebab terjadinya hipertensi pada lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Perawatan Kairatu Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat.
SKRIPSI LENGKAPRefbacks
- There are currently no refbacks.