GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TENTANG RESIKO RADIASI PADA PEMERIKSAAN CT-SCAN DI RSUP Dr JOHANNES LAIMENA AMBON
Abstract
Latar Belakang CT-Scan merupakan modalitas pencitraan dengan dosis radiasi lebih tinggi dibandingkan pemeriksaan radiologi konvensional, sehingga menuntut pemahaman pasien terhadap risiko paparan radiasi. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan pasien terkait risiko radiasi masih rendah. Kondisi ini dapat berdampak pada rendahnya partisipasi pasien dalam upaya keselamatan radiasi. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pasien tentang risiko radiasi pada pemeriksaan CT-Scan di RSUP Dr. Johannes Leimena Ambon. Metode Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup berskala Guttman yang terdiri dari 20 item pertanyaan. Sampel berjumlah 32 responden dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang risiko radiasi CT-Scan, yaitu sebanyak 25 responden (78,1%). Sementara itu, responden dengan tingkat pengetahuan baik berjumlah 7 orang (21,9%). Faktor yang diduga memengaruhi rendahnya pengetahuan adalah kurangnya edukasi dari tenaga radiologi serta minimnya informasi yang diterima sebelum pemeriksaan. Kesimpulan Penelitian dari penelitian ini adalah bahwa mayoritas pasien belum memahami risiko radiasi dan prinsip proteksi pada pemeriksaan CT-Scan. Peneliti merekomendasikan peningkatan edukasi pasien melalui konseling langsung, media informasi, dan komunikasi risiko yang lebih efektif oleh tenaga radiologi.
KTI LENGKAPRefbacks
- There are currently no refbacks.