PENATALAKSANAAN PEMERIKSAAN RADIOGRAFI THORAX DENGAN KASUS FRAKTUR DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TK III AMBON

AGU MALUTA

Abstract


Latar belakang: Pemeriksaan radiografi thorax merupakan langkah diagnostik penting dalam mendeteksi fraktur tulang dada akibat trauma. Keakuratan hasil radiografi sangat bergantung pada teknik pencitraan dan posisi pasien yang digunakan. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi secara menyeluruh prosedur pemeriksaan radiografi thorax pada pasien dengan fraktur thorax di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Bhayangkara TK III Ambon. Metode: Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek yang terlibat mencakup satu pasien dengan fraktur thorax, tiga radiografer, satu dokter radiologi, serta dua validator untuk memastikan keabsahan data. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung terhadap proses pemeriksaan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian: Pemeriksaan radiografi Thorax dilakukan dengan proyeksi Posterior-Anterior (PA) dalam posisi berdiri (erect), yang terbukti memberikan citra fraktur yang lebih jelas, terutama pada tulang rusuk posterior. Posisi ini juga mempermudah visualisasi struktur thorakal lainnya dan mengurangi distorsi gambar.

KTI LENGKAP

Refbacks

  • There are currently no refbacks.