HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SD INPRES 22 AMBON

RISKA ATTAMIMI

Abstract


Diperkirakan jumlah penderita karies gigi di seluruh dunia mencapai 2,5 miliar . Di Indonesia
proporsi karies gigi masih tinggi yaitu 57,6%, maluku (64,9%), dari usia 10-14 tahun dan 67,3%
dari usia 5-9 tahun. Anak umur 9-12 tahun rentan mengalami karies dikarenakan usia ini masuk
dalam fase masa anak-anak yang lebih aktif dan banyak pilihan makanannya. Usia ini anak
menduduki kelas 4-6 sekolah dasar. Pada anak usia sekolah dasar didapatkan masih kurang
pemahaman tentang perilaku hidup bersih dan sehat seperti kesehatan gigi dan mulut, jarang
menggosok dan membersihkan gigi sehingga dapat menyebabkan terjadinya karies gigi akibat
tumpukkan sisa makanan. Masih minimnya perawatan yang dilakukan dan terbatasnya informasi
pengetahuan yang didapat mengenai kebersihan mulut dan gigi yang membuat anak-anak kurang
menjaga kebersihan gigi dan mulut sehingga berpengaruh pada penampilan kesehatan mulut dan
gigi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Pemeliharaan
Kesehatan Gigi Dengan Kejadian Karies Pada Anak Usia Sekolah Di SD Inpres 22 Ambon. Metode
penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian
ini dilakukan di SD Inpres 22 Ambon. Pupolasi dalam penelitian ini berjumlah 60 orang dengan
menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian ini yaitu kuesioner dan lembar observasi
karies gigi. Data penelitian dianalisis menggunakan uji chis-quere. Hasil penelitian diperoleh nilai
p value (0.000) dengan nilai signifikasi <0.05 sehingga Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah
ada Hubungan Tingkat Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dengan Kejadian Karies Pada
Anak Usia Sekolah Di SD Inpres 22 Ambon.

SKRIPSI LENGKAP

Refbacks

  • There are currently no refbacks.